http://www.bmkg.go.id/

Kunjungan ke BMKG

SMK TTN MEDAN│Visit BMKG

Medan – Rabu, 14 Desember 2016 SMK Taruna Tekno Nusantara Medan melakukan kunjungan ke Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Medan. Kegiatan ini diikuti oleh Taruna Taruni SMK TTN Medan Tinggat II serta didampingi oleh Kepala Sekolah, Pembina Ketarunaan, dan Tenaga Kependidikan.

Dalam kunjungan lapangan ini, Tenaga Kependidikan serta Taruna/i SMK TTN dibagi menjadi beberapa kelompok agar lebih efisien dalam penyampaian materi oleh Tim BMKG. Secara bergantian, setiap kelompok mengunjungi bagian operasional BMKG yang terbagi menjadi tiga bagian, yaitu teknisi, observasi, dan analis.

http://www.bmkg.go.id/

Hal pertama yang dilakukan dalam sistem operasional BMKG adalah pengambilan data oleh teknisi di Taman Alat Meteorologi (Met Garden). Taman ini dibuat sesuai dengan standar yang telah ditentukan oleh WMO (World Meteorogical Organization). Alat-alat yang ada di Met Garden ini rata-rata berupa alat konvensional dan semi automatic, di antaranya sangkar meteorologi, Oven Pan EvaporimeterCampbell Stocks (bola kaca), ombrometer, penakar hujan hellman, ARWS (Auto Rain Water Sampler), dan Anemometer. Para Taruna/i SMK TTN Medan diberikan kesempatan mempelajari dan melihat langsung alat-alat yang berkaitan dengan Taman Alat Meteorologi (Met Garden).

 

sekolah ketarunaan

Sangkar meteorologi

 

Sangkar meteorologi merupakan alat yang mengukur suhu dan kelembapan. Pengamatan dilakukan setiap tiga jam sekali dan hanya membutuhkan waktu 1 menit untuk membaca data dari alat ini. Ada juga Oven Pan Evaporimeter yang terdiri dari banyak alat yang memiliki fungsi masing-masing, seperti termometer apung yang berfungsi untuk mengukur suhu air, alat pengukur tinggi permukaan yang berfungsi untuk menjaga kestabilan air di dalamnya, serta cup counter anemometer yang berfungsi untuk mengukur kecepatan angin, dan lain-lain.

Mulai dari data arah angin yang bergerak hingga pergerakan gempa bumi juga diamati. Pengamatan ini dilakukan oleh observer setiap setengah jam sekali. Setelah proses pengamatan ini, maka selanjutnya data akan dianalisa oleh forecaster.

Tugas yang dilakukan oleh para forecaster adalah menentukan perkiraan cuaca harian yang disebarluaskan melalui media cetak, internet, dan media sosial. Peramal cuaca juga melakukan pelayanan flag document yang wajib dimiliki oleh semua maskapai penerbangan sebelum terbang agar dapat mengetahui kondisi cuaca bandara yang ditinggalkan, rute perjalanan, serta kondisi cuaca bandara yang dituju.

Ini adalah modal yang harus di pahami para Taruna Taruni SMK TTN Medan dalam mempelajari pengetahuan tentang penerbangan. Peramalan cuaca sangat dibutuhkan semua maskapai penerbangan sebelum terbang. Taruna Taruni SMK TTN Medan mempelajari Aviation Knowledge pada materi Basic Skill Penerbangan. Kunjungan ke BMKG adalah bentuk kunjungan lapangan dalam pengaplikasian materi pembelajaran yang didapatkan Taruna Taruni setiap harinya di sekolah. Dapat diartikan juga dengan pembelajaran outdoor.

Kegiatan ini wajib dilakukan seluruh Taruna Taruni SMK TTN Medan karena termasuk sebagai salah satu program pembelajaran (ekskul penerbangan).

Diharapkan untuk ke depannya kerjasama antara SMK Taruna Tekno Nusantara Medan dengan pihak BMKG dapat berjalan secara berkelanjutan seperti pengadaan kunjungan lapangan, Kerja Praktik, bahkan sebagai mitra lowongan pekerjaan bagi para Taruna Taruni SMK Taruna Tekno Nusantara Medan.

SMK TTN MEDAN

SMK TTN MEDAN

http://www.bmkg.go.id/

http://www.bmkg.go.id/

 

smk-ttn.sch.id

Tags: , ,

Trackback from your site.

Leave a comment

Nomor HP

  • 0813 7084 9948
  • 0815 3329 9297